rtp btv168 Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
时间:2026-04-02 22:58:14 出处:viral阅读(143)
Markas PBB (ANTARA) - Di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah,rtp btv168 Rusia dilaporkan telah menyusun sebuah rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mendorong gencatan senjata di kawasan tersebut.
Naskah rancangan resolusi tersebut memuat kecaman serangan terhadap rakyat sipil serta seruan agar semua pihak berkonflik kembali ke meja perundingan, menurut sumber kepada RIA Novosti, yang juga memperlihatkan dokumen dimaksud, Senin.
DK PBB "menyerukan kepada semua pihak untuk segera menghentikan aktivitas militernya dan menahan dari dari eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah," menurut naskah rancangan resolusi.
Rancangan tersebut mengakui "pentingnya memastikan keamanan semua negara di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya" serta menyerukan "semua pihak terkait untuk kembali ke perundingan tanpa penundaan apapun dan untuk memanfaatkan semua langkah politik atau diplomatis".
Usulan resolusi DK PBB dari Rusia tersebut juga mengungkapkan belasungkawa terhadap korban konflik serta menegaskan kembali dilarangnya penggunaan kekerasan yang dapat memengaruhi keutuhan suatu negara.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
上一篇: Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
下一篇: PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
猜你喜欢
- PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
- Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang